Pehastan adalah obat berbentuk kaplet yang mengandung asam mefenamat. Obat ini digunakan untuk meredakan nyeri berskala ringan hingga sedang. Pehastan termasuk obat resep sehingga penggunaannya harus sesuai petunjuk dokter.
Pehastan mengandung 500 mg asam mefenamat dalam tiap kaplet. Obat ini bekerja dengan cara menghambat pembentukan zat pemicu nyeri dan peradangan di dalam tubuh. Dengan begitu, keluhan nyeri bisa mereda. Produk asam mefenamat dapat meredakan nyeri dalam 30–60 menit setelah dikonsumsi.

Pehastan dapat digunakan untuk meredakan nyeri pada berbagai kondisi, termasuk:
- Dismenore atau menorrhagia
- Sakit gigi atau nyeri setelah cabut gigi
- Nyeri otot karena keseleo
- Nyeri setelah melahirkan
- Nyeri pascaoperasi
- Radang sendi, termasuk rheumatoid arthritis, osteoarthritis, atau bursitis
Apa Itu Pehastan
| Bahan aktif | Asam mefenamat |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) |
| Manfaat | Meredakan nyeri skala ringan hingga sedang |
| Meringankan gejala radang sendi | |
| Digunakan oleh | Dewasa dan remaja usia ≥14 tahun |
| Pehastan untuk ibu hamil | Usia kehamilan <20 minggu |
| Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping asam mefenamat terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. | |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Usia kehamilan ≥20 minggu | |
| Kategori D: Ada bukti bahwa asam mefenamat berisiko terhadap janin manusia. Namun, obat dalam kategori ini masih mungkin digunakan ketika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam nyawa. | |
| Pehastan untuk ibu menyusui | Obat nyeri berbahan aktif asam mefenamat, seperti Pehastan, tidak dianjurkan untuk ibu menyusui yang bayinya lahir prematur atau usianya belum mencapai 1 bulan. |
| Tanyakan kepada dokter mengenai pilihan obat lain yang lebih aman digunakan selama masa menyusui. | |
| Bentuk obat | Kaplet salut selaput |
Peringatan sebelum Menggunakan Pehastan
Penggunaan Pehastan tidak boleh asal-asalan. Sebelum menjalani pengobatan dengan Pehastan, pastikan Anda memperhatikan hal-hal berikut:
- Pastikan dokter mengetahui riwayat alergi Anda. Hal ini penting karena Pehastan tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap asam mefenamat.
- Jangan menggunakan Pehastan jika Anda pernah mengalami serangan asma atau reaksi alergi yang berat setelah menggunakan aspirin atau obat lain dari yang termasuk NSAID, seperti indomethacin.
- Hindari konsumsi obat nyeri berisi asam mefenamat jika Anda sedang mengalami perdarahan saluran cerna, gagal hati, tukak lambung, gagal ginjal, ulkus duodenum, atau radang usus, seperti kolitis ulseratif.
- Informasikan kepada dokter jika Anda memiliki penyakit jantung, stroke, atau faktor risikonya, seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, atau kebiasaan merokok. Beri tahu juga jika Anda baru-baru ini mengalami serangan jantung.
- Diskusikan perihal penggunaan Pehastan ke dokter jika Anda sedang atau pernah mengalami heartburn berulang, penyakit ginjal, penyakit liver, polip hidung, penyakit paru-paru, edema, lupus, porfiria, epilepsi,
- Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan Pehastan jika Anda sedang menderita gangguan pembekuan darah, termasuk hemofilia.
- Pastikan Anda memberi tahu dokter jika sedang hamil, mungkin sedang hamil, atau sedang menyusui. Jelaskan juga jika Anda sedang menjalani program hamil atau pemeriksaan untuk mengetahui penyebab sulit hamil. Produk obat asam mefenamat dapat menurunkan kesuburan pada wanita.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda berencana atau baru-baru ini menjalani operasi bypass jantung. Pehastan tidak boleh digunakan dalam kondisi tersebut karena dapat meningkatkan risiko timbulnya serangan jantung dan stroke.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
- Hindari konsumsi minuman beralkohol setelah minum Pehastan agar tidak terjadi efek samping berupa perdarahan saluran pencernaan.
- Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah minum Pehastan. Kandungan obat ini dapat menyebabkan pusing dan kantuk. Pastikan kondisi Anda sudah benar-benar prima sebelum melakukan kegiatan tersebut.
- Segera ke dokter jika timbul reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Pehastan.
Dosis dan Aturan Pakai Pehastan
Rekomendasi dosis asam mefenamat dalam Pehastan untuk orang dewasa dan remaja usia ≥14 tahun adalah 500 mg (1 kaplet Pehastan), 3 kali sehari jika diperlukan. Lama pengobatan maksimal 7 hari atau sesuai anjuran dokter.
Cara Menggunakan Pehastan dengan Benar
Gunakan Pehastan sesuai dengan anjuran dokter dan petunjuk yang tertera pada kemasannya. Jangan mengubah dosis yang dianjurkan tanpa sepengetahuan dokter.
Agar penggunaan Pehastan lebih tepat, ikuti panduan berikut:
- Konsumsilah Pehastan bersama makanan atau segera setelah makan guna mengurangi risiko timbulnya sakit maag.
- Telan kaplet Pehastan dengan air putih atau bisa juga dengan susu. Namun, jangan membelah, mengunyah, atau menggerus kaplet.
- Jika Anda lupa menggunakan Pehastan, minumlah obat ini begitu teringat. Namun, bila jadwal konsumsi berikutnya sudah dekat, lanjutkan penggunaan sesuai jadwal tanpa menambah jumlah obat.
- Pehastan untuk mengatasi nyeri akut, seperti sakit gigi atau nyeri haid hanya dikonsumsi ketika ada keluhan. Stop konsumsi obat ini jika nyeri sudah hilang.
- Hubungi dokter jika nyeri belum mereda setelah 7 hari menggunakan Pehastan. Jangan menggunakan Pehastan lebih dari 7 hari, kecuali atas anjuran dokter.
- Periksalah tekanan darah Anda setiap hari dengan menggunakan tensimeter bila memungkinkan, terutama jika memiliki hipertensi. Laporkan kepada dokter jika tekanan darah melonjak tinggi. Konsumsi Pehastan dapat meningkatkan tekanan darah.
- Lakukan kontrol sesuai jadwal yang diberikan dokter agar kondisi dan respons terapi dapat terpantau, terutama jika diresepkan Pehastan untuk mengatasi nyeri kronis, seperti radang sendi. Anda mungkin akan diminta untuk menjalani tes darah lengkap secara berkala.
- Simpan Pehastan di tempat bersuhu ruangan dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan konsumsi Pehastan yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Pehastan dengan Obat Lain
Jika produk asam mefenamat, seperti Pehastan, digunakan secara bersamaan dengan obat lain, bisa terjadi interaksi antarobat dengan dampak tertentu, seperti:
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan pada saluran pencernaan jika digunakan bersama obat lain dari kelompok antidepresan jenis SSRI, NSAID, kortikosteroid, atau antikoagulan
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari asam mefenamat jika digunakan bersama probenecid
- Peningkatan risiko terjadinya kelainan darah jika digunakan bersama zidovudine
- Peningkatan risiko terjadinya gangguan ginjal jika digunakan bersama tacrolimus atau ciclosporin
- Peningkatan risiko timbulnya hipoglikemia jika digunakan bersama obat antidiabetes oral (minum)
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari digoxin, lithium, atau methotrexate
- Penurunan efektivitas obat antihipertensi, termasuk golongan ARB, diuretik, dan ACE inhibitor
Sebelum menggunakan Pehastan bersama obat lain, sebaiknya konsultasi ke dokter terlebih dahulu guna menghindari efek interaksi yang merugikan..
Efek Samping dan Bahaya Pehastan
Konsumsi obat berbahan aktif asam mefenamat, seperti Pehastan, dapat menimbulkan efek samping berupa:
- Gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, heartburn, perut kembung, atau nyeri lambung
- Pusing
- Kantuk
- Diare atau malah sembelit
Apabila efek samping tidak mereda atau malah bertambah parah, berkonsultasilah melalui layanan Chat Bersama Dokter. Dengan begitu, dokter dapat mengevaluasi kondisi Anda dan memberikan saran penanganan yang sesuai.
Meski jarang terjadi, penggunaan Pehastan bisa menimbulkan reaksi alergi obat atau efek samping serius. Segera ke dokter jika timbul keluhan yang berat, termasuk:
- BAB berdarah, tinja hitam seperti aspal, muntah darah, atau muntah hitam seperti ampas kopi
- Lumpuh separuh badan atau bicara cadel yang terjadi secara tiba-tiba
- Sakit kepala parah, telinga berdenging, penglihatan buram, jantung berdebar
- Nyeri dada yang menjalar sampai ke bahu, sesak napas, berat badan naik drastis secara mendadak, pembengkakan di tungkai atau kaki (edema)
- Pusing berat seperti akan pingsan
- Ruam yang gatal, bengkak di bibir dan kelopak mata, mengi, dan sesak napas
- Buang air kecil lebih jarang dari biasanya, urine yang keluar makin sedikit atau tidak keluar sama sekali
- Nyeri di perut kanan atas, urine keruh atau gelap, tinja pucat seperti dempul, kulit dan bagian putih mata berwarna kekuningan (penyakit kuning)
- Mudah memar tanpa sebab yang jelas, atau perdarahan dari luka atau bagian tubuh manapun yang sulit berhenti
Membuat janji konsultasi dengan dokter kini semakin praktis. Melalui fitur Buat Janji di aplikasi ALODOKTER, Anda bisa melihat jadwal praktik, membaca ulasan pasien, dan langsung booking hanya dalam beberapa klik.