Gejala sepsis muncul setelah ada bagian tubuh yang mengalami infeksi atau luka. Seseorang dikatakan menderita sepsis apabila mengalami setidaknya dua dari gejala-gejala ini:

  • Suhu tubuh di atas 38.3°C atau di bawah 36°C.
  • Detak jantung/nadi lebih dari 90 kali per menit.
  • Laju pernafasan lebih dari 20 kali per menit.

Sepsis pada bayi serta balita sering sulit dikenali karena mereka belum lancar berbicara. Di samping gejala umum sepsis, beberapa indikasi yang sebaiknya diwaspadai meliputi:

  • Uring-uringan.
  • Tidak nasfu makan.
  • Muntah disertai darah atau berwarna hijau serta hitam.
  • Tidak buang air selama 12 jam.

Jika tidak segera ditangani, sepsis dapat berkembang dengan cepat dan bertambah parah serta berisiko menjadi syok septik dengan gejala-gejala yang mengindikasikan adanya kegagalan fungsi organ tubuh seperti:

  • Tekanan darah yang menurun drastis.
  • Kulit menjadi dingin dan pucat.
  • Nyeri otot yang parah.
  • Penurunan jumlah produksi urine dan frekuensi buang air kecil.
  • Linglung atau bingung.
  • Detak jantung yang abnormal.
  • Sakit perut
  • Mual dan muntah.
  • Pingsan.

Apabila Anda atau keluarga Anda diduga mengalami infeksi yang bertambah buruk atau sepsis, segera ke rumah sakit.