Iklan suplemen zat besi sering kali tampil di berbagai media. Zat besi memang merupakan mineral yang penting agar stamina tubuh bisa maksimal setiap hari. Namun, suplemen harus dikonsumsi secara hati-hati. Sebenarnya ada banyak pilihan makanan mengandung zat besi yang mampu mencukupi kebutuhan tubuh, tanpa tambahan konsumsi suplemen.

Zat besi merupakan salah satu nutrisi yang penting dan dibutuhkan oleh tubuh kita. Semua itu tak lepas dari banyaknya manfaat zat besi yang bisa kita dapatkan. Apa sajakah itu?

Stamina Prima Berkat Makanan Mengandung Zat Besi - Alodokter

Manfaat Zat Besi

Berikut ini adalah berbagai manfaat zat besi bagi tubuh.

  • Memproduksi sel darah merah yang akan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan seseorang merasa lemah, letih dan sulit konsentrasi, karena tubuh mengalami kekurangan oksigen akibat dari penurunan produksi sel darah merah. fungsi otak hingga penurunan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi juga menjadi akibat dari kurangnya oksigen.
  • Komponen penting dari myoglobin (protein yang membantu suplai oksigen ke otot), kolagen, dan berbagai enzim.
  • Membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.
  • Menjaga sel kulit, rambut, dan kuku agar selalu sehat.
  • Diperlukan untuk pertumbuhan bayi dan plasenta, terutama pada trimester kedua dan ketiga masa

Zat besi juga dapat menjaga stamina Anda tetap prima. Zat besi dapat menjaga kecukupan kadar hemoglobin yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Ketika oksigen tercukupi, maka stamina tubuh Anda akan tetap terjaga.

Sumber-sumber Makanan yang Dapat Menjadi Pilihan

Makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat mencukupi kebutuhan zat besi harian Anda. Hanya saja, ada beberapa makanan yang mengandung lebih banyak zat besi dibanding makanan lainnya.

Anda dapat mengonsumsi makanan mengandung zat besi, seperti daging merah, hati sapi, beragam jenis biji-bijian, kacang-kacangan, kismis, beras coklat, kedelai, sayur-sayuran berwarna hijau gelap, sereal yang sudah difortifikasi dengan zat besi, daging unggas, serta seafood atau boga bahari.

Namun, ibu hamil disarankan berhati-hati dalam mengonsumsi hati, karena kandungan vitamin A yang sangat tinggi dikhawatirkan akan berbahaya bagi janin.

Kecukupan Harian yang Direkomendasikan

Jumlah asupan zat besi yang dibutuhkan berbeda-beda, sesuai dengan usia dan jenis kelamin.

  • Bayi usia 7-12 bulan membutuhkan 11 mg per hari.
  • Balita usia 1-3 tahun, 7 mg per
  • Anak 4-8 tahun, 10 mg per
  • Anak 9-13 tahun, 8 mg per
  • Remaja pria membutuhkan 11 mg per hari, remaja wanita memerlukan 15 mg per
  • Pria usia di atas 18 tahun membutuhkan sekitar 8,7 mg per hari.
  • Wanita usia 19-50 tahun memerlukan 14,8 mg per hari. Kebutuhan zat besi pada wanita bisa meningkat pada kondisi tertentu, misalnya ketika haid.
  • Wanita usia di atas 50 tahun membutuhkan 8,7 gram per hari.

Meski demikian, hindari terlalu banyak asupan zat besi hingga mencapai 20 mg per hari. Hal itu justru dapat menimbulkan efek buruk bagi tubuh, mulai dari mual, muntah, sakit perut, hingga susah buang air besar atau konstipasi. Dampak ini bisa lebih berbahaya jika terjadi pada anak-anak.

Pilih makanan mengandung zat besi untuk memenuhi kebutuhan setiap hari. Konsultasikan kepada dokter mengenai perlunya konsumsi suplemen zat besi, termasuk dosis yang disarankan. Jika Anda merasakan gejala kekurangan zat besi, segera hubungi dokter untuk memperoleh penanganan atas kondisi tersebut.