Diet buah kerap digunakan sebagai salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Tak hanya itu, jenis diet ini juga diketahui dapat mencegah penyakit jantung. Meski menyehatkan, diet buah juga dapat menimbulkan risiko bila tidak dilakukan dengan benar.

Buah dikenal sebagai sumber nutrisi yang baik bagi tubuh. Di dalam buah terkandung gula alami, antioksidan, serta berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh agar tetap berfungsi dengan baik.

Diet Buah, Kenali Manfaat dan Risikonya - Alodokter

Nah, karena kandungan nutrisi yang beragam, sebagian orang menjadikan buah sebagai makanan utama sehari-hari. Pola makan dengan mengandalkan buah ini dikenal juga dengan diet buah.

Meski buah digunakan sebagai menu makan utama, bukan berarti diet ini tidak memperbolehkan makan makanan lain. Pelaku diet buah tetap bisa mengonsumsi sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, tetapi hanya dalam jumlah sedang.

Namun, ada pula pelaku diet buah yang membatasi atau tidak mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, dan umbi-umbian sama sekali.

Manfaat Diet Buah untuk Kesehatan Tubuh

Ada beberapa manfaat diet buah untuk kesehatan tubuh, di antaranya:

1. Menyehatkan pencernaan

Buah dan sayuran mengandung serat alami yang mudah dicerna. Serat  ini dapat meringankan atau mencegah konstipasi, sehingga membuat buang air besar menjadi lebih lancar dan teratur.

Diet buah yang tinggi serat dan air juga dapat memberi efek kenyang lebih lama, sehingga dapat menunda lapar dan menjaga berat badan.

2. Menurunkan tekanan darah

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penderita hipertensi yang mengonsumsi banyak buah, sayuran, dan produk susu rendah lemak, serta membatasi asupan lemak, akan memiliki tekanan darah yang lebih stabil.

Penurunan tekanan darah mencapai sekitar 11 mmHg pada tekanan sistolik dan 6 mmHg pada tekanan diastolik atau hampir menyerupai efek obat.

3. Menurunkan risiko penyakit jantung

Penelitian menunjukkan bahwa diet buah dan sayur dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Beragam jenis buah dapat Anda pilih untuk mendapatkan manfaat ini, seperti jeruk, lemon, limau, dan anggur.

4. Menurunkan risiko diabetes

Penelitian mengungkapkan bahwa banyak mengonsumsi buah-buahan segar, khususnya apel, jeruk, dan jambu, dapat menurunkan risiko terjadinya diabetes tipe 2. Pilihlah buah yang rasanya tidak terlalu manis dan hindari buah-buahan kaleng, karena buah olahan tersebut umumnya tinggi gula.

5. Menjaga kesehatan mata

Diet buah dan sayuran juga dapat menjaga kesehatan mata. Selain itu, diet ini juga dapat mencegah penyakit mata yang umum diderita oleh lansia, seperti katarak dan degenerasi makula.

Manfaat diet buah ini berasal dari kandungan antioksidan, seperti lutein dan zeaxhantin, serta vitamin C, yang tinggi pada buah-buahan.

6. Melawan kanker

Studi menunjukkan bahwa konsumsi apel, pisang, dan anggur dapat membantu tubuh untuk melawan kanker payudara. Selain itu, diet buah juga dapat mencegah kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker lambung, kanker usus besar, dan kanker paru-paru.

Hal yang Harus Diwaspadai Saat Menjalani Diet Buah

Meski baik untuk kesehatan, disarankan untuk tidak membatasi asupan makanan yang dikonsumsi secara ekstrem. Pola makan sehat adalah makanan yang memadukan berbagai asupan gizi seimbang, termasuk buah dan sayur, daging tanpa lemak untuk mencukupi protein, dan karbohidrat sebagai sumber energi.

Diet buah yang terlalu ketat akan membuat Anda kekurangan berbagai nutrisi penting, seperti protein, lemak, kalsium, vitamin B, dan asam lemak omega-3. Hal ini tentunya dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti anemia, mudah lelah, dan sistem kekebalan tubuh menurun.

Selain itu, diet buah juga bisa meningkatkan berat badan dan berbahaya bagi penderita diabetes. Hal ini karena buah kaya akan kandungan gula alami, sehingga bila dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat meningkatkan berat badan dan kadar gula dalam darah.

Tips Pendukung Diet Buah

Agar diet yang Anda jalani lebih maksimal, berikut ini adalah beberapa tips sehat yang dapat mendukung diet buah:

  • Konsumsi buah segar lebih sering daripada jus buah kemasan atau buah kalengan.
  • Ganti makanan tinggi kalori dengan buah dan sayur yang tinggi serat bila ingin menurunkan berat badan.
  • Pilih buah-buahan berwarna cerah, seperti anggur, mangga, dan jambu, karena mengandung likopen dan karatenoid yang tinggi.
  • Batasi atau hentikan konsumsi minuman beralkohol, makanan yang diproses, dan kafein.
  • Tambahkan biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran ke dalam menu diet buah agar kebutuhan nutrisi selalu tercukupi.

Selain memperhatikan jenis dan pola makan, Anda juga perlu berolahraga secara rutin dan menghentikan kebiasaan merokok agar diet buah yang dijalani dapat memberikan manfaat yang optimal.

Namun, sebelum memulai diet apa pun, termasuk diet buah, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter. Dokter nantinya akan memberikan saran terkait jenis diet yang efektif dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.