Vitamin jantung berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Pasalnya, asupan vitamin ini dapat mendukung fungsi jantung dalam mengalirkan darah ke seluruh tubuh sekaligus membantu menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Berbagai jenis vitamin ini bisa didapatkan dengan mengonsumsi makanan atau suplemen vitamin jantung.

Jantung berperan penting dalam memompa darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, sehingga semua organ dapat berfungsi optimal. Namun, pola makan tidak sehat, kurang gerak, serta kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol dapat membuat jantung lebih rentan mengalami gangguan.

Vitamin Jantung, Ini Jenis, Manfaat, dan Cara Memperolehnya - Alodokter

Nah, agar kesehatan jantung tetap terjaga, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, salah satunya adalah mengonsumsi vitamin jantung. Dengan begitu, jantung bisa berfungsi dengan optimal.

Berbagai Jenis Vitamin Jantung dan Manfaatnya

Berikut ini adalah beberapa jenis vitamin yang memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan jantung:

1. Vitamin D

Vitamin jantung yang pertama adalah vitamin D. Hal ini karena vitamin D berperan penting dalam mengatur tekanan darah, menjaga otot jantung agar berfungsi dengan baik, serta mengurangi peradangan di jantung dan pembuluh darah yang bisa memicu penyakit jantung

Nah, dengan mencukupi kebutuhan harian vitamin D, hal itu dapat membantu menurunkan risiko terjadinya hipertensi dan penyakit jantung, seperti gagal jantung, serangan jantung, dan penyakit jantung koroner.

Sumber vitamin D utama adalah paparan sinar matahari, tetapi Anda juga bisa memperoleh vitamin jantung ini dari suplemen atau makanan yang mengandung vitamin D, seperti kuning telur, hati sapi, jamur, dan ikan berlemak, seperti salmon dan sarden.

2. Vitamin B6

Vitamin B6 juga termasuk salah satu vitamin jantung. Hal ini karena vitamin B6 berperan penting dalam proses metabolisme homosistein, yaitu jenis asam amino dalam darah yang bila kadarnya berlebih dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan meningkatkan risiko terjadinya aterosklerosis

Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh akan vitamin B6 agar kadar homosistein dalam darah tetap stabil sehingga risiko terjadinya gangguan pada jantung dan pembuluh darah pun berkurang. 

Vitamin B6 dapat diperoleh dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B6, seperti daging ayam, ikan tuna, kentang, pisang, dan kacang-kacangan. Selain itu, jika asupan harian vitamin B6 dirasa belum cukup, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin B6.

3. Vitamin B12

Vitamin B12 berkontribusi pada pembentukan dan kesehatan sel darah merah, serta berperan dalam penurunan kadar homosistein. Jika kebutuhan harian akan vitamin ini kurang, hal itu diketahui dapat menyebabkan anemia dan kerusakan saraf, yang secara tidak langsung dapat memengaruhi fungsi jantung. 

Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin B12 agar jantung tetap berfungsi optimal. Nah, Anda bisa memperoleh vitamin jantung satu ini dari suplemen atau makanan yang mengandung vitamin B12, seperti daging sapi, ikan sarden, kerang, kepiting, telur, dan susu serta produk olahannya.

4. Vitamin B9

Bersama dengan vitamin B6 dan vitamin B12, vitamin B9 atau folat dapat membantu menurunkan kadar homosistein dalam darah dan menjaga pembuluh darah tetap bersih dari penumpukan plak, sehingga sangat berperan dalam mencegah kerusakan pada dinding pembuluh darah dan berbagai penyakit jantung. 

Tak hanya itu, vitamin jantung satu ini juga dibutuhkan tubuh untuk membantu proses pembentukan DNA dan sel darah merah yang membawa oksigen dan nutrisi dari jantung ke seluruh tubuh.

Vitamin B9 bisa Anda peroleh melalui konsumsi suplemen maupun beragam makanan yang mengandung vitamin B9, seperti sayuran berdaun hijau, alpukat, jeruk, kacang polong, serta hati sapi.

5. Vitamin C

Vitamin C dikenal sebagai antioksidan kuat yang dapat membantu pembuluh darah dan sel-sel jantung dari kerusakan akibat radikal bebas, seperti asap rokok, asap kendaraan, dan polusi udara. Nah, dengan asupan vitamin C yang cukup, pembuluh darah dan sel-sel jantung menjadi lebih terlindungi dari efek radikal bebas.

Selain itu, vitamin jantung satu ini juga membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), dan memperbaiki elastisitas pembuluh darah, sehingga mengurangi risiko terjadinya plak dan penyumbatan arteri, yang menjadi penyebab serangan jantung dan stroke. 

Kebutuhan vitamin C dapat dipenuhi dengan mengonsumsi suplemen dan makanan yang kaya akan vitamin C, seperti jeruk, stroberi, tomat, kiwi, brokoli, dan paprika.

6. Vitamin E

Sebagai antioksidan, vitamin E melindungi sel dan jaringan jantung dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Fungsi ini sangat penting untuk memperlambat proses penuaan sel serta menjaga kesehatan pembuluh darah jantung. Dengan begitu, jantung pun tetap sehat dan berfungsi dengan optimal.

Vitamin E bisa diperoleh melalui konsumsi suplemen maupun beragam makanan yang mengandung vitamin E, seperti alpukat, kacang almond, sayuran berdaun hijau, telur ayam, dan biji bunga matahari.

7. Vitamin A

Vitamin A juga baik untuk jantung. Vitamin ini berfungsi dalam menjaga kesehatan otot jantung, memperkuat lapisan pembuluh darah di jantung, dan membantu tubuh melawan infeksi yang dapat memengaruhi jantung.

Tak hanya itu, vitamin jantung ini juga dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi penumpukan kolesterol di pembuluh darah jantung yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Dengan begitu, jantung pun tetap sehat dan risiko terjadinya penyakit jantung pun berkurang.

Untuk mendapatkan vitamin ini, Anda bisa mengonsumsi suplemen atau makanan yang kaya akan vitamin A, seperti wortel, ubi jalar, bayam, dan hati ayam.

8. Vitamin K

Vitamin jantung selanjutnya adalah vitamin K. Hal ini karena vitamin K berperan dalam proses pembekuan darah dan menjaga elastisitas pembuluh darah jantung. 

Nah, jika kadarnya di dalam tubuh kurang, hal itu bisa meningkatkan risiko terjadinya perdarahan dan gangguan pada pembuluh darah jantung. Selain itu, vitamin ini juga dapat membantu mencegah terbentuknya plak kalsium di dinding pembuluh darah, yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung koroner.

Vitamin K bisa didapatkan dengan mengonsumsi suplemen atau makanan yang mengandung vitamin K, seperti brokoli, kol, kiwi, alpukat, tomat, kacang hijau, serta kacang dan minyak kedelai.

Selain vitamin di atas, nutrisi lain, seperti magnesium, kalium, dan omega-3 dari ikan juga terbukti bermanfaat bagi kesehatan jantung, terutama dalam membantu menjaga tekanan darah dan ritme jantung yang sehat.

Catatan Penting Sebelum Mengonsumsi Vitamin Jantung

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tiap jenis vitamin jantung bisa diperoleh dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin jantung atau suplemen. Namun, sebelum mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin jantung, penting untuk memerhatikan beberapa hal berikut agar manfaat yang didapat lebih optimal:

  • Pastikan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen vitamin jantung, apalagi jika Anda memiliki penyakit tertentu, sedang menjalani pengobatan dari dokter, atau sedang hamil.
  • Pilih produk suplemen yang sudah terdaftar di BPOM untuk memastikan keamanan dan kualitasnya.
  • Jangan mengonsumsi suplemen vitamin jantung melebihi dosis harian yang dianjurkan, karena mengonsumsi suplemen vitamin jantung berlebihan justru dapat berdampak negatif bagi tubuh, misalnya meningkatkan risiko terjadinya gangguan ginjal atau masalah organ lain.
  • Prioritaskan untuk mendapatkan vitamin jantung dari mengonsumsi makanan terlebih dahulu. Pasalnya, suplemen hanya dianjurkan jika asupan vitamin jantung dari makanan sehari-hari belum mencukupi kebutuhan harian.

Itulah berbagai pilihan vitamin jantung yang penting untuk Anda cukupi asupannya setiap hari. Selain mengonsumsi vitamin jantung, Anda juga perlu melakukan perubahan gaya hidup, seperti konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, rutin berolahraga, kelola stres, dan tidak merokok, agar jantung tetap sehat.

Tak hanya itu, Anda juga sebaiknya melakukan pemeriksaan kesehatan jantung secara berkala, terutama bila Anda memiliki risiko mengalami gangguan pada organ ini, ke dokter untuk memastikan fungsi jantung tetap normal. Tidak hanya pemeriksaan fungsi jantung, dokter juga nantinya mungkin akan merekomendasikan vitamin jantung yang sebaiknya Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan jantung.