Ivermectin

Pengertian Ivermectin

Ivermectin adalah salah satu obat antelmintik, yaitu obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh parasit atau cacing. Contoh penyakit yang bisa diatasi dengan ivermectin meliputi:

  • Filariasis.
  • Ascariasis.
  • Kudis.
  • Gnathostomiasis.
  • Onchocerciasis.
  • Strongyloidiasis.

IVERMECTIN-alodokter

Kinerja ivermectin adalah dengan melumpuhkan dan membunuh parasit yang hidup dalam tubuh manusia. Obat ini hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Tentang Ivermectin

Golongan Obat antelmintik
Kategori Obat resep
Manfaat Mengatasi infeksi akibat parasit atau cacing
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak dengan berat badan di atas 15 kg
Bentuk obat Tablet

Peringatan:

  • Bagi wanita yang sedang merencanakan kehamilan, hamil, atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan ivermectin.
  • Obat ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak dengan berat badan di bawah 15 kg.
  • Harap berhati-hati bagi yang mengidap gangguan hati, asma, HIV, infeksi akibat lalat tsetse, serta pernah menderita meningitis.
  • Jangan mengemudi atau mengoperasikan alat berat selama mengonsumsi ivermectin karena obat ini dapat menyebabkan kepala terasa melayang, ringan hingga rasa ingin pingsan serta kewaspadaan diri juga menjadi berkurang.
  • Ketika mengonsumsi obat ini, sebaiknya batasi atau berhenti mengonsumsi minuman keras.
  • Jika menggunakan ivermectin, beri tahu dokter sebelum menjalani pengobatan medis apa pun.
  • Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter atau pergi ke rumah sakit terdekat.

Dosis Ivermectin

Takaran ivermectin akan ditentukan oleh dokter berdasarkan jenis penyakit yang ditangani, berat badan pasien, serta kondisi kesehatan pasien. Tabel berikut akan menjelaskan dosis ivermectin yang umumnya diberikan bagi pasien dewasa.

Jenis Penyakit Dosis
Filariasis 150 mcg / kg berat badan sekali minum untuk filariasis disebabkan cacing Mansonella streptocerca.200 mcg / kg berat badan sekali minum untuk filariasis disebabkan cacing Mansonella ozzardi.
Onchocerciasis 150 mcg / kg berat badan untuk sekali minum. Pengulangan dosis ini umumnya akan diberikan tiap 6-12 bulan hingga cacing dewasa mati.
Ascariasis 150-200 mcg / kg berat badan untuk sekali minum.
Strongyloidiasis 200 mcg / kg berat badan untuk sekali minum. Diberikan selama 1-2 hari.
Gnathostomiasis 200 mcg / kg berat badan dengan frekuensi sekali sehari selama 2 hari.
Kudis 200 mcg / kg berat badan untuk sekali minum. Pengulangan dosis ini akan diberikan dengan jeda waktu 2 minggu.

Mengonsumsi Ivermectin dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi ivermectin. Obat ini lebih baik dikonsumsi pada saat perut kosong (biasanya 1 jam sebelum sarapan) dan minum 1 gelas air putih.

Jangan lupa untuk menjalani tes kesehatan secara berkala ke dokter, khususnya pemeriksaan laboratorium pada sampel tinja. Langkah ini dianjurkan guna memastikan keefektifan obat untuk memberantas parasit dalam tubuh pasien. Pemberian obat biasanya akan diulang jika parasit belum habis diberantas.

Usahakan untuk mengonsumsi ivermectin pada jam yang sama untuk memaksimalisasi efeknya.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Ivermectin

Reaksi tiap orang terhadap obat tentu berbeda-beda. Beberapa efek samping yang bisa terjadi akibat mengonsumsi ivermectin meliputi:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Pusing.
  • Ruam.
  • Demam.
  • Nyeri otot.
  • Biduran.

Jika ada efek samping yang berkepanjangan, mengganggu aktivitas, atau Anda mengalami reaksi alergi, segera temui dokter yang meresepkan obat untuk Anda atau datangi rumah sakit terdekat.