Tak hanya rasanya yang nikmat, manfaat teh herbal bagi kesehatan juga telah dikenal sejak ratusan tahun silam. Salah satu khasiat yang paling dikenal adalah mengurangi gejala batuk atau pilek. Selain itu, teh herbal juga memiliki manfaat lain yang sayang untuk dilewatkan.

Berbeda dengan teh pada umumnya yang terbuat dari daun teh, teh herbal berasal dari rempah-rempah, buah, daun, bunga, atau akar tumbuhan yang dikeringkan. Beberapa jenis teh herbal yang cukup terkenal adalah teh chamomile, jahe, ginseng, peppermint, dan rosela.

7 Manfaat Teh Herbal bagi Kesehatan - Alodokter

Di samping aroma dan rasanya yang khas, teh herbal juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh yang sayang untuk dilewatkan.

Berbagai Manfaat Teh Herbal

Ada beberapa manfaat yang Anda bisa dapatkan dari mengonsumsi teh herbal, di antaranya:

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Salah satu manfaat teh herbal yang cukup terkenal adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat ini bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi teh jahe atau ginseng. Kandungan gingerol pada jahe dan ginsenoside pada ginseng diketahui memiliki sifat antioksidan dan antikuman.

Dengan kandungan nutrisi tersebut, konsumsi teh herbal jahe atau ginseng dianggap bisa meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan kuman penyebab penyakit infeksi.

2. Mengatasi peradangan

Selain meningkatkan daya tahan tubuh, teh herbal yang terbuat dari jahe juga memiliki sifat antiradang, sehingga mampu meredakan peradangan dalam tubuh. Khasiat tersebut dipercaya bisa mengurangi keluhan nyeri, misalnya sakit kepala, sakit perut, dan nyeri otot atau sendi.

3. Mengatasi insomnia

Manfaat teh herbal lainnya adalah mengatasi sulit tidur. Teh chamomile merupakan salah satu jenis teh herbal yang sudah dikenal khasiatnya dalam mengurangi dan mencegah susah tidur.

Chamomile diketahui mengandung senyawa aktif apigenin yang dipercaya berpengaruh terhadap aktivitas di otak, khususnya bagian yang mengatur rasa kantuk dan tidur. Oleh karena itu, teh herbal ini baik dikonsumsi oleh penderita insomnia.

4. Mengatasi masalah pencernaan

Teh herbal yang terbuat dari daun peppermint dipercaya bisa mengatasi gangguan pencernaan. Teh herbal satu ini memiliki sifat antispasmodik, yaitu kemampuan untuk membuat otot di saluran cerna menjadi lebih rileks sehingga mampu meredakan gejala kembung, mual, dan nyeri perut.

Selain teh herbal dari daun peppermint, teh jahe juga memiliki khasiat serupa, yaitu mengurangi keluhan mual dan memberikan rasa nyaman pada saluran cerna, sehingga bisa mengurangi keluhan kram perut dan kembung.

5. Menurunkan berat badan

Manfaat teh herbal selanjutnya adalah menurunkan berat badan. Berbagai jenis teh herbal seperti teh hijau, teh oolong, dan teh hibiscus diduga mampu membakar lemak.

Berbagai riset menunjukan bahwa dalam ketiga teh herbal tersebut mengandung senyawa katekin yang dapat meningkatkan pembakaran lemak, sehingga penumpukan lemak dalam tubuh berkurang dan berat badan pun bisa menurun.

Namun, dalam proses menurunkan badan tidak bisa diperoleh hanya dengan mengonsumsi teh herbal saja, Anda juga perlu menerapkan pola makan sehat dan rutin berolahraga.

6. Meningkatkan daya ingat

Teh herbal juga diketahui dapat meningkatkan daya ingat. Fungsi teh herbal satu ini berasal dari khasiat teh kunyit yang mengandung senyawa kurkumin. Zat tersebut dipercaya memiliki sifat antioksidan dan antiradang serta memiliki pengaruh baik terhadap otak

Beberapa penelitian menyatakan bahwa kunyit dapat mencegah penumpukan protein amiloid di otak yang menyebabkan penyakit Alzheimer. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas kunyit terhadap penyakit Alzheimer.

7. Mencegah penyakit jantung

Teh hibiscus juga dipercaya bisa menurunkan kolesterol jahat atau LDL. Penumpukan LDL dalam darah apabila dibiarkan dapat memicu penyakit jantung.

Anda bisa menikmati teh herbal, baik dalam kondisi hangat maupun dingin. Anda pun bisa menambahkan madu agar rasanya menjadi lebih nikmat. Namun, hindari penggunaan gula secara berlebihan, ya

Meski dinilai memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, studi mengenai keamanan dan efektivitas teh herbal untuk mengatasi dan mengobati penyakit masih perlu diteliti lebih lanjut, terutama keamanan dan efeknya terhadap kondisi tertentu seperti ibu hamil atau ibu menyusui.

Selain itu, penggunaan teh herbal juga tidak dianjurkan apabila Anda sedang menjalani pengobatan penyakit kronis tertentu, misalnya kemoterapi karena penyakit kanker.

Manfaat teh herbal bagi kesehatan memang tidak perlu diragukan. Namun, bila Anda memiliki kondisi medis tertentu dan ingin mengonsumsi teh herbal secara rutin, konsultasikan ke dokter lebih dahulu untuk memastikan keamanannya.