Colchicine adalah obat yang digunakan untuk mencegah gout akut (serangan penyakit asam urat), yaitu rasa nyeri hebat yang datang tiba-tiba pada satu atau beberapa sendi. Obat ini juga digunakan untuk mengurangi rasa sakit ketika serangan penyakit asam urat terjadi. Serangan penyakit asam urat paling sering terjadi pada jempol kaki, lutut, atau pergelangan kaki.

colchicine-alodokter

Serangan penyakit asam urat umumnya terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi. Ketika kadar asam urat terlalu tinggi, asam urat dapat membentuk kristal keras di persendian. Kristal inilah yang menyebabkan nyeri sendi. Penyakit asam urat umumnya dialami oleh orang dewasa.

Colchicine bekerja dengan cara mengurangi jumlah sel darah putih yang bergerak ke area peradangan, sehingga membantu meredakan radang sendi, serta mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri.

Colchicine bukanlah obat penghilang rasa sakit dan sebaiknya tidak digunakan untuk meringankan penyebab nyeri lainnya. Dokter akan meresepkan colchicine apabila penderita penyakit asam urat tidak bisa mengonsumsi obat pereda rasa sakit dari golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).

Merek dagang: Ar-gout, Colcitine, Recolfar, L-Cisin

Tentang Colchicine

Golongan Obat urikosurik
Kategori Obat resep
Manfaat Mencegah dan meredakan serangan penyakit asam urat
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak >16 tahun
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.Colchicine dapat diserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi kepada dokter.
Bentuk obat Tablet

Peringatan:

  • Colchine tidak direkomendasikan untuk diberikan kepada anak-anak di bawah usia 16 tahun.
  • Hindari dan konsultasikan kepada dokter jika memiliki alergi terhadap obat ini.
  • Beri tahu dokter apabila saat ini Anda sedang menjalani pengobatan dengan obat-obatan lainnya, terutama ciclosporin, digoxin, diltiazem, obat kolesterol golongan fibrat (misalnya fenofibrat), obat-obatan HIV/AIDS, dan verapamil.
  • Beri tahu dokter tentang riwayat kesehatan Anda sebelum mengonsumsi colchicine, terutama jika pernah atau sedang menderita gangguan ginjal atau hati.
  • Lansia mungkin akan lebih sensitif terhadap efek samping obat ini, terutama dapat menimbulkan nyeri dan lemah otot, serta kesemutan dan mati rasa di jari tangan atau jari kaki. Konsultasikan kepada dokter mengenai risiko yang mungkin terjadi jika mengonsumsi colchicine.
  • Hindari mengonsumsi minuman beralkohol selama menggunakan colchicine karena dapat menurunkan efektivitas obat.
  • Colchicine dapat mengakibatkan gangguan kesuburan pada laki-laki. Konsultasikan lebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan colchicine, segera temui dokter.

Dosis Colchicine

Kondisi Dosis
Serangan penyakit asam urat Dosis awal: 1 mg, diteruskan dengan 0,5 mg setelah 1 jam. Pengobatan dapat dilanjutkan setelah 12 jam jika diperlukan, dengan dosis maksimal 0,5 mg per 8 jam hingga gejala hilang atau telah mengonsumsi colchicine total 6 mg. Bila sudah mengonsumsi 6 mg colchine, colchine baru boleh dikonsumsi 3 hari berikutnya.
Pencegahan serangan penyakit  asam urat 0,5 mg, dua kali sehari.

Mengonsumsi Colchicine dengan Benar

Ikutilah anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada label kemasan obat sebelum mengonsumsi colchicine.

Colchicine dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Minum obat dengan air putih.

Untuk mengobati serangan penyakit asam urat, segera konsumsi colchicine ketika gejala pertama serangan muncul untuk mendapatkan hasil terbaik. Jika Anda menunggu terlalu lama, maka pengobatan semakin tidak efektif. Jika nyeri sendi masih terasa, Anda mungkin perlu mengambil dosis kedua yang lebih rendah, 1 jam setelah dosis pertama.

Jangan meningkatkan dosis atau terlalu sering mengonsumsi colchicine untuk mengurangi risiko efek samping yang serius. Ikutilah selalu instruksi dokter.

Penggunaan colchicine dalam jangka waktu lama sebaiknya disertai dengan pemeriksaan kesehatan secara rutin, sehingga dokter dapat selalu memantau perkembangan kesehatan Anda.

Untuk memaksimalkan pengobatan, penggunaan colchicine juga harus didukung dengan mengurangi makanan tinggi asam urat, seperti hati ayam dan ikan sarden.

Simpanlah colchicine pada suhu ruangan dan dalam wadah tertutup agar tidak terkena paparan sinar matahari, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Segera hubungi dokter jika gejala tidak kunjung membaik dalam jangka waktu lama atau semakin memburuk.

Interaksi Obat

Berikut ini adalah interaksi yang dapat terjadi jika menggunakan colchicine bersama dengan obat-obatan lainnya:

  • Mengurangi penyerapan vitamin B12.
  • Meningkatkan risiko kelainan otot (miopati) dan rhabdomyolysis, jika digunakan dengan obat kolesterol golongan statin atau fibrat, ciclosporin, atau digoxin.
  • Meningkatkan kadar obat colchicine, jika digunakan dengan cimetidine.
  • Dapat menekan sumsum tulang sehingga mengakibatkan turunnya jumlah sel darah putih dan trombosit, jika digunakan dengan phenylbutazone.
  • Meningkatkan risiko perdarahan saluran pencernaan, jika digunakan dengan OAINS.
  • Meningkatkan efek racun dari colchicine, jika digunakan dengan ciclosporin, clarithromycin, itraconazole, ketoconazole, serta obat antagonis kalsium.

Efek Samping Colchicine

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah menggunakan colchicine adalah:

  • Merasa lelah.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri
  • Gangguan saluran pencernaan, seperti mual, muntah, diare, kram, dan nyeri perut.
  • Penekanan sumsum tulang (mielosupresi) yang dapat menurunkan jumlah sel darah.
  • Cedera sel yang meliputi ginjal, pembuluh darah, hati, dan otak.
  • Gangguan saraf.
  • Gangguan kulit, seperti alopecia areata, serta timbul lebam dan ruam pada kulit.
  • Gangguan pada sistem hati dan empedu.
  • Gangguan otot, seperti nyeri otot, tegang atau lemah pada otot, dan rhabdomyolysis.
  • Gangguan kualitas sperma.

Segera hentikan konsumsi obat dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius.