Ginkgo biloba diyakini bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, sehingga sering digunakan sebagai suplemen dalam mengurangi gejala yang berkaitan dengan demensia. Suplemen herbal ini bisa ditemukan dalam bentuk tablet dan kapsul.

Ginkgo biloba mengandung flavonoid dan terpenoid yang memiliki sifat antioksidan yang kuat. Sifat antioksidan yang dimiliki oleh bahan herbal ini mampu melawan radikal bebas dan diyakini baik untuk kesehatan otak.

Ginkgo Biloba

Ginkgo biloba juga diyakini mampu membantu melancarkan aliran darah di seluruh tubuh, termasuk otak. Walaupun dipercaya memiliki banyak manfaat, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan keamanan dan efektivitas gingko biloba.

Merek dagang ginkgo biloba: Blackmores Ginkgo Recall, Cerebrovit Ginkgo, Ginkgo Biloba, Ginkgoforce, Ginkgo Plus, Ginkgo Max, GNC Ginkgo Biloba Plus, Nature’s Plus Ginkgo Combo, Nutracare Ginkgo Biloba, Libidione, Sido Muncul Ginkgo Biloba, Vitahealth Ginkgo 2000, Wellness Ginkgo Biloba

Apa Itu Ginkgo Biloba

Golongan Obat bebas
Kategori Suplemen herbal
Manfaat Suplemen yang mengandung antioksidan yang diyakini baik untuk kesehatan otak
Dikonsumsi oleh Dewasa
Ginkgo biloba untuk ibu hamil dan menyusui Kategori N: Belum dikategorikan

Belum ada data memadai perihal efektivitas dan keamanan dari penggunaan ginkgo biloba pada ibu hamil dan menyusui. Bila Anda sedang hamil atau menyusui, jangan mengonsumsi suplemen ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Bentuk obat Kapsul dan tablet

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Ginkgo Biloba

Suplemen ginkgo biloba tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan suplemen ini, yaitu:

  • Jangan mengonsumsi suplemen ginkgo biloba jika Anda alergi terhadap tanaman ginkgo, poison ivy, atau poison sumac.
  • Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi ginkgo biloba jika Anda menderita epilepsi, gangguan pembekuan darah, diabetes dan defisiensi glucose-6- phosphate dehydrogenase (G6PD).
  • Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan suplemen ginkgo biloba jika Anda sedang menjalani pengobatan dengan produk herbal lain atau suplemen tertentu.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan gingko biloba jika Anda dengan menjalani pengobatan dengan obat antikoagulan, seperti warfarin, karena gingko biloba diketahui bisa meningkatkan risiko terjadinya perdarahan
  • Beri tahu dokter bahwa Anda sedang mengonsumsi ginkgo biloba jika berencana menjalani operasi atau tindakan medis tertentu. Konsumsi gingko biloba sebaiknya dihentikan 1 –2 minggu sebelum jadwal operasi.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan suplemen dan produk herbal, termasuk gingko biloba jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat, efek samping yang serius, atau overdosis setelah mengonsumsi suplemen ginkgo biloba.

Dosis dan Aturan Pakai Ginkgo Biloba

Tiap 1 kapsul atau tablet dari ekstrak ginkgo biloba mengandung 24–32% glikosida flavonoid dan 6–12% lakton terpene.

Dosis ginkgo biloba untuk mengurangi gejala demensia dan penyakit arteri perifer pada orang dewasa adalah 120–240 mg per hari yang dibagi ke dalam 2–3 kali jadwal konsumsi.

Selain demensia dan penyakit arteri perifer, suplemen ginkgo biloba juga sering digunakan untuk tujuan lain. Berikut adalah dosis ginkgo biloba yang dibagi berdasarkan tujuan penggunaannya:

  • Tujuan: Meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir
    Dosisnya 120–600 mg per hari yang dibagi ke dalam 2 kali jadwal konsumsi.
  • Tujuan: Mengatasi vertigo atau tinnitus
    Dosisnya 120–160 mg per hari yang dibagi ke dalam 2–3 kali jadwal konsumsi.
  • Tujuan: Mengurangi gejala sindrom Raynaud
    Dosisnya 360 mg per hari yang dibagi ke dalam 3 kalo jadwal konsumsi.
  • Tujuan: Mencegah dan mengatasi gejala sindrom premenstruasi (PMS)
    Dosisnya 80 mg, 2 kali sehari, dimulai hari ke-16 siklus menstruasi hingga hari ke-5 siklus menstruasi selanjutnya.
  • Tujuan: Pencegahan altitude sickness atau penyakit ketinggian
    Dosisnya 80 mg, 2 kali sehari.
  • Tujuan: Mengatasi gejala klaudikasio intermiten
    Dosisnya 120–240 mg per hari yang dibagi ke dalam 2–3 kali jadwal konsumsi.
  • Tujuan: Mengatasi disfungsi seksual akibat penggunaan obat antidepresan
    Dosisnya 60–240 mg, 2 kali sehari.

Cara Mengonsumsi Ginkgo Biloba dengan Benar

Pastikan untuk mengonsumsi suplemen ginkgo biloba sesuai petunjuk dan aturan pakai yang terdapat pada kemasan. Bila perlu, diskusikan dengan dokter agar dosis yang dikonsumsi sesuai dengan kondisi Anda. Jangan mengonsumsi lebih dari dosis yang dianjurkan guna menghindari efek samping.

Tablet atau kapsul ginkgo biloba harus ditelan secara utuh. Jangan membelah, mengunyah atau menggerus tablet atau kapsul guna menghindari terjadinya efek samping. Suplemen ginkgo biloba sebaiknya dikonsumsi bersama makanan.

Perlu diingat, butuh waktu sekitar 4–6 minggu untuk merasakan efektivitas suplemen ini. Sebaiknya hentikan penggunaan suplemen ginkgo biloba jika hasilnya tidak sesuai yang diharapkan.

Jika lupa mengonsumsi suplemen ginkgo biloba, segera konsumsi jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Simpan tablet atau kapsul ginkgo biloba dalam wadah tertutup di ruangan dengan suhu yang sejuk dan terhindar dari panas atau paparan sinar matahari langsung. Jauhkan suplemen ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Ginkgo Biloba dengan Obat Lain

Penggunaan suplemen ginkgo biloba bersama obat tertentu dapat menimbulkan efek interaksi obat, seperti:

  • Meningkatkan risiko terjadinya perdarahan dan memar bila digunakan bersama ibuprofen, obat antiplatelet, atau antikoagulan
  • Meningkatkan risiko terjadinya efek samping serius berupa koma jika digunakan bersama trazodone
  • Meningkatkan risiko terjadinya kejangjika digunakan dengan obat bius, antiaritmia, antibiotik tertentu, antidepresan, antihistamin, imunosupresan tertentu, atau stimulan
  • Meningkatkan risiko terjadinya hipomania jika digunakan bersama fluoxetine
  • Meningkatkan risiko terjadinya efek samping obat clozapine, fluvoxamine, olanzapine, haloperidol, propranolol, dan teofilin
  • Menyebabkan hiperaktif dan terlalu bersemangat jika digunakan bersama dengan buspirone
  • Meningkatkan risiko terjadinya hipertensi jika digunakan bersama obat diuretik thiazide
  • Menurunkan efektivitas obat amitriptyline, citalopram, diazepam, lansoprazole, omeprazole, phenytoin, alprazolam, efavirenz, phenobarbital, phenytoin, carbamazepine, dan obat antidiabetes

Efek Samping dan Bahaya Ginkgo Biloba

Jika digunakan sesuai anjuran dokter dan aturan penggunaan yang tertera di kemasan, suplemen ginkgo biloba jarang menimbulkan efek samping. Umumnya efek samping di bawah ini dapat muncul jika ginkgo biloba dikonsumsi secara berlebihan:

Jangan mengonsumsi suplemen ini secara berlebihan. Segera ke dokter jika mengalami efek samping yang telah disebutkan di atas atau mengalami reaksi alergi obat setelah menggunakan suplemen ginkgo biloba.