Streptomycin adalah obat golongan antibiotik aminoglikosida yang berfungsi untuk mengatasi sejumlah infeksi bakteri, salah satunya tuberkulosis. Obat ini bekerja dengan membunuh atau mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.

Selain tuberkulosis, kondisi-kondisi yang juga dapat diobati dengan streptomycin adalah:

  • Tularemia
  • Pes atau sampar (plague)
  • Endokarditis bakteri
  • Brucellosis
  • Meningitis
  • Pneumonia
  • Infeksi saluran kemih

Dianjurkan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. Dosis yang tidak sesuai dapat menimbulkan efek samping berupa sakit kepala hingga mual dan muntah.

Merek dagang: Streptomycin Sulphate Meiji, Streptomycin Sulphate

streptomycin - alodokter

Tentang Streptomycin

Golongan Antibiotik Aminoglikosida
Kategori Obat resep
Manfaat Mengatasi berbagai kondisi akibat infeksi bakteri
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori D: Ada bukti positif mengenai risiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar dari risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa.Streptomycin diserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter.
Bentuk obat Suntik

Peringatan:

  • Hindari penggunaan streptomycin jika tengah menerima vaksin atau memiliki riwayat alergi obat terhadap obat aminoglikosida lain.
  • Hindari menggunakan streptomycin setelah diberikan obat bius atau obat pelemas otot (misalnya baclofen), karena dapat meningkatkan risiko gangguan saraf, otot, dan sistem pernapasan.
  • Penggunaan streptomycin dapat menimbulkan efek nefrotoksik dan neurotoksik. Efek neurotoksik dan nefrotoksik adalah efek yang dapat menyebabkan gangguan pada ginjal dan sistem saraf.
  • Hati-hati jika Anda menderita atau memiliki riwayat vertigo, myasthenia gravis, dan gangguan ginjal.
  • Beri tahu dokter jika tengah menerima obat-obatan lain, termasuk suplemen dan produk herba.
  • Segera temui dokter apabila terjadi reaksi alergi atau overdosis.

Dosis Streptomycin  

Kondisi Umur Dosis
Tuberkulosis Dewasa 15 mg/kgBB per hari. Tidak lebih dari 1 g per hari.
Anak-anak 20-40 mg/kgBB per hari. Tidak lebih dari 1 g per hari.
Tularemia Dewasa 1-2 g per hari, yang dapat dibagi menjadi beberapa kali pemberian, selama 7-10 hari.
Anak-anak 15 mg/kgBB, dua kali sehari selama 10-14 hari.
Pes Dewasa 15 mg/kgBB, dua kali sehari, selama 10 hari.
Anak-anak 15 mg/kgBB, dua kali sehari, selama 10 hari.
Endokarditis bakteri Dewasa 1 g, dua kali sehari, selama 7-14 hari.
Brucellosis, meningitis, pneumonia, infeksi saluran kemih Dewasa 1-2 g per hari, dibagi menjadi 2-4 kali pemberian.
Anak-anak 20-40 mg/kgBB per hari, yang dibagi menjadi 2-4 kali pemberian.

Menggunakan Streptomycin dengan Benar

Baca informasi yang tertera pada kemasan obat dan konsultasikan dengan dokter mengenai menfaat dan risiko dari penggunaan streptomycin.

Streptomycin tersedia dalam bentuk suntik, dan diberikan melalui otot (intramuskular). Pemberian streptomycin dilakukan oleh tenaga medis.

Jika gejala tidak kunjung membaik, muncul reaksi alergi, atau mengalami overdosis, segera temui dokter.

Interaksi Obat

Beberapa interaksi yang dapat terjadi jika menggunakan streptomycin bersama dengan obat lain adalah:

  • Risiko munculnya efek nefrotoksik dan neurotoksik meningkat, jika digunakan dengan neomycin, kanamycin, gentamicin, paromomycin, polymyxin B, colistin, tobramycin, atau ciclosporin.
  • Risiko efek ototoksik (gangguan pendengaran) dan nefrotoksik meningkat, jika digunakan dengan manitol atau furosemide.
  • Meningkatkan efek samping obat pelemas otot.
  • Meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal, jika digunakan dengan sefalosporin.
  • Memperlama kadar streptomycin dalam darah jika digunakan dengan obat anti inflamasi nonsteroid, seperti aspirin dan ibuprofen.

Efek Samping Streptomycin

Efek samping yang berisiko terjadi setelah menggunakan streptomycin adalah:

  • Gangguan fungsi ginjal
  • Gangguan saraf
  • Gangguan pendengaran
  • Sakit kepala
  • Hipotensi
  • Mengantuk
  • Ruam
  • Mual dan muntah
  • Anemia
  • Badan terasa lemas