Azithromycin

Pengertian Azithromycin

Azithromycin adalah golongan antibiotik makrolida yang dapat digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada beberapa bagian tubuh, seperti saluran pernapasan, mata, kulit, dan alat kelamin (misalnya klamidia, gonore, atau granuloma inguinale).  Sedangkan untuk infeksi sifilis, obat ini hanya berfungsi menghambat gejala, bukan menyembuhkan infeksi secara keseluruhan.

azithromycin-alodokter

Azithromycin bekerja dengan cara menghentikan dan mencegah perkembangbiakan bakteri yang menjadi penyebab infeksi. Obat ini hanya diberikan berdasarkan resep dokter. Penyalahgunaan atau konsumsi antibiotik yang tidak perlu dapat menurunkan efektivitasnya.

Karena azithromycin merupakan golongan antibiotik, maka obat ini tidak dapat menyembuhkan infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti flu atau pilek.

Merek dagang: Azomax, Aztrin/Aztrin DS, Mezatrin 250, Zarom, Zifin, Zithrax, Zithromax, Zitrolir, Zycin

Tentang Azithromycin

Golongan  Antibiotik makrolida
Kategori  Obat resep
Manfaat  Mengobati infeksi bakteri
Digunakan oleh  Dewasa dan anak-anak
Bentuk obat  Tablet, kapsul, suspensi serbuk, tetes mata
Kategori kehamilan dan menyusui  Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak  memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun belum  ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Peringatan:

  • Beri tahu dokter jika Anda memliki alergi terhadap obat atau bahan tertentu.
  • Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum melakukan vaksinasi, terutama vaksin tifoid karena efektivitas vaksinasi dapat berkurang saat mengonsumsi obat ini.
  • Beri tahu dokter sebelum menjalankan operasi atau tindakan medis lain saat mengonsumsi obat ini.
  • Harap berhati-hati jika menderita gangguan otot yang disebut myasthenia gravis, kelainan detak jantung, serta gangguan ginjal dan hati.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Azithromycin

Dosis azithromycin akan disesuaikan oleh dokter berdasarkan jenis infeksi, tingkat keparahannya dan riwayat kesehatan pasien. Berikut adalah informasi mengenai dosis azithromycin secara umum.

Kondisi Dosis
Pneumonia Dewasa:  500 mg melalui saluran intravena.
Infeksi kulit, saluran pernapasan atas Dewasa : 500 mg, satu kali dalam satu hari.Anak-anak di atas 6 bulan: 10 mg/kg.

Anak  dengan berat badan 25-25 kg: 200 mg, berat badan 26-35 kg: 300 mg, berat badan 36-45 kg: 400 mg.

Infeksi genital karena klamidia Dewasa: 1 gram.
Gonore Dewasa : 2 gram.
Granuloma inguinale Dewasa: 1 gram.
Konjungtuvitis Dewasa: 1 tetes pada mata yang terkena infeksi.

Interaksi Obat

Interaksi antar obat dapat terjadi saat menggunakan azithromycin dengan obat lain, di antaranya:

  • Peningkatan risiko kerusakan otot jantung jika digunakan dengan pimozide.
  • Peningkatan konsentrasi serum jika digunakan dengan digoxin, ciclosporin, terfenadine, hexobarbital, dan phenytoin.
  • Penurunan tingkat penyerapan obat jika digunakan dengan antasida yang mengandung aluminium dan magnesium.

Mengonsumsi Azithromycin dengan Benar

Gunakan azithromycin sesuai petunjuk dokter. Jika berbentuk oral, obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Untuk hasil yang lebih efektif, konsumsilah azithromycin setidaknya 1 jam sebelum makan atau dua jam setelah makan.

Jika waktu penggunaan obat terlewatkan, segera lakukan begitu teringat. Abaikan dosis azithromycin yang terlewatkan jika sudah mendekati waktu penggunaan berikutnya dan lanjutkan seperti semula. Jangan menggandakan atau menambah dosis tanpa petunjuk dokter.

Pastikan Anda menghabiskan seluruh obat dari dokter, meskipun gejala sudah membaik. Hal ini dilakukan untuk mencegah bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik yang dapat menyebabkan infeksi kembali. Jika kondisi tidak membaik setelah menghabiskan obat, konsultasikan kepada dokter.

 

Kenali Efek Samping dan Bahaya Azithromycin

Sama seperti obat-obat lain, azithromycin juga berpotensi menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang biasa terjadi setelah mengonsumsi antibiotik makrolida ini adalah:

  • Nafsu makan berkurang
  • Sakit kepala.
  • Mual
  • Sakit perut
  • Diare