Imboost Bone adalah suplemen yang berguna untuk membantu memelihara kesehatan tulang dan gigi. Suplemen ini mengandung kalsium yang dikombinasikan dengan vitamin D, magnesium, dan vitamin K2 yang bekerja mendukung penyerapan kalsium secara optimal.
Kesehatan tulang sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi harian, terutama selama masa pertumbuhan dan memasuki usia lanjut. Kombinasi kalsium, vitamin D, vitamin C, vitamin B6, vitamin K2, zinc picolinate, dan magnesium dalam Imboost Bone dapat mendukung kekuatan tulang dan gigi, serta mencegah osteoporosis.
Kalsium berperan sebagai komponen utama pembentuk tulang, sedangkan vitamin D dan vitamin K2 membantu meningkatkan penyerapannya di dalam tubuh. Sementara itu, kandungan magnesium dalam Imboost Bone turut mendukung proses pembentukan tulang, serta menjaga kekuatan dan kepadatan tulang.
Selain menjaga kesehatan tulang, Imboost Bone juga bermanfaat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Suplemen ini tersedia dalam bentuk tablet effervescent yang bisa dibeli secara bebas di apotek.
Apa Itu Imboost Bone
| Bahan aktif | Tiap tablet effervescent mengandung kalsium 250 mg, vitamin C 500 mg, vitamin D 400 IU, vitamin B6 15 mg, vitamin K2 50 mcg, zinc picolinate 10 mg, dan magnesium 50 mg |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Suplemen |
| Manfaat | Membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi |
| Membantu mencegah osteoporosis | |
| Membantu memelihara daya tahan tubuh | |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa |
| Imboost Bone untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Suplemen ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Imboost Bone untuk ibu menyusui | Kandungan kalsium, vitamin D, dan vitamin C dalam Imboost Bone dapat terserap ke dalam ASI. Jika Anda sedang menyusui, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan suplemen ini. |
| Bentuk obat | Tablet effervescent |
Peringatan sebelum Menggunakan Imboost Bone
Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan Imboost Bone, yaitu:
- Jangan mengonsumsi Imboost Bone jika Anda memiliki alergi terhadap kalsium atau salah satu bahan yang terkandung di dalam produk suplemen ini.
- Konsultasikan dengan dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit ginjal, batu ginjal, kanker prostat, penyakit jantung, sarkoidosis, hiperkalsemia, hiperkalsiuria, hipervitaminosis D, malabsorbsi, gangguan elektrolit, penyakit liver, hemokromatosis, atau defisiensi enzim G6PD.
- Jangan memberikan Imboost Bone jika Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah, seperti warfarin.
- Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi Imboost Bone jika Anda menderita diabetes atau phenylketonuria (PKU). Pasalnya, Imboost Bone mengandung pemanis buatan sukralosa.
- Jangan memberikan Imboost Bone kepada bayi atau anak-anak di bawah usia 1 tahun.
- Konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana mengonsumsi Imboost Bone bersama suplemen lain, obat, atau produk herbal tertentu. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi obat.
- Diskusikan dengan dokter mengenai konsumsi Imboost Bone jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
- Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau overdosis setelah menggunakan Imboost Bone.
Dosis dan Aturan Pakai Imboost Bone
Untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, Imboost Bone bisa dikonsumsi 1 tablet effervescent per hari.
Cara Mengonsumsi Imboost Bone dengan Benar
Baca informasi yang terdapat pada kemasan Imboost Bone sebelum mulai mengonsumsinya. Jangan menambah dosis atau mengonsumsi suplemen ini lebih sering dari yang dianjurkan. Namun, jika ragu atau memiliki kondisi kesehatan khusus, diskusikan dengan dokter perihal dosis dan cara penggunaan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Supaya manfaatnya optimal, ikuti cara konsumsi Imboost Bone yang benar berikut ini:
- Konsumsi Imboost Bone sebelum atau sesudah makan.
- larutkan tablet effervescent dengan segelas air (kurang lebih 200 ml), lalu tunggu sampai benar-benar larut.
- Jika Anda lupa mengonsumsi Imboost Bone, segera minum suplemen ini bila masih pada hari yang sama. Bila sudah beda hari, abaikan dosis yang terlewat dan lanjutkan minum suplemen ini tanpa menggandakan dosis.
- Penting untuk diingat, suplemen vitamin dan mineral dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian tubuh, terutama ketika asupan vitamin dan mineral dari makanan saja tidak cukup. Suplemen hanya digunakan sebagai pelengkap, bukan sebagai pengganti nutrisi dari makanan.
- Imboost Bone boleh dikonsumsi lebih dari 8 minggu. Namun, perlu dijeda dengan 1–2 minggu tanpa minum Imboost Bone setiap sudah 8 minggu mengonsumsinya.
- Simpan Imboost Bone di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan Imboost dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Imboost Bone dengan Obat Lain
Berikut adalah interaksi yang dapat terjadi jika Imboost Bone digunakan bersama obat-obatan tertentu:
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan dengan obat pengecer darah, seperti warfarin
- Peningkatan risiko terjadinya hiperkalsemia jika digunakan bersama diuretik golongan thiazide atau lithium
- Peningkatan risiko terjadinya gangguan irama jantung jika dikonsumsi dengan digoxin
- Penurunan efektivitas vitamin D dan vitamin C jika digunakan bersama obat antiepilepsi, seperti carbamazepine, phenobarbital, phenytoin, atau primidone
- Penurunan efektivitas suplemen vitamin D jika digunakan bersama rifampicin, isoniazid, obat pencahar, atau obat golongan kortikosteroid, seperti prednisone
- Penurunan penyerapan vitamin D jika dikonsumsi bersamaan atau dalam waktu dekat dengan orlistat atau cholestyramine
Selain itu, zinc dalam Imboost Bone juga dapat menghambat penyerapan antibiotik quinolone atau tetracycline di saluran pencernaan. Jika Anda juga sedang mengonsumsi antibiotik jenis tersebut, konsumsilah antibiotik 2 jam sebelum atau 4–6 jam setelah Imboost Bone.
Agar terhindar dari interaksi obat, Anda bisa memastikan keamanan penggunaan Imboost Bone bersama obat lain dengan melakukan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, dokter akan memberikan saran yang sesuai dengan kondisi Anda.
Efek Samping dan Bahaya Imboost Bone
Jika dikonsumsi sesuai aturan pakai, Imboost jarang menyebabkan efek samping. Namun, pada beberapa orang, Imboost Bone bisa menimbulkan efek samping berupa:
- Sendawa
- Rasa tidak nyaman pada lambung
- Perut kembung
- Sembelit atau diare
- Mual atau muntah
- Sakit kepala
Hentikan penggunaan Imboost Bone dan periksakan diri ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung mereda atau makin berat. Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi berat yang bisa ditandai dengan munculnya ruam yang gatal, bengkak di mata dan bibir, atau sulit bernapas.
