Calcitriol

Pengertian Calcitriol

Calcitriol merupakan jenis vitamin D yang digunakan untuk mengobati penyakit tulang, seperti osteoporosis dan osteodistrofi ginjal (pelemahan tulang akibat penurunan fungsi ginjal).

Ada dua mineral penting yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang, yaitu kalsium dan fosfat. Calcitriol membantu meregulasi dua mineral tersebut dan membantu tubuh menyerapnya sehingga tulang dan gigi bisa tetap kuat.

calcitriol-alodokter

Sebelum mengonsumsi calcitriol, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter agar jumlah kalsium dalam darah dan seberapa baik ginjal Anda bekerja dapat diketahui. Hal ini sangat penting karena jika kita kelebihan kalsium maka bisa menimbulkan mual, hilang nafsu makan, tubuh terasa lelah, selalu merasa haus, dan berat badan turun.

Selain itu, dokter juga bisa memberikan Anda nasihat mengenai makanan yang aman dikonsumsi selagi Anda menjalani pengobatan dengan calcitriol, terutama makanan yang tidak diperkaya vitamin D.

Tentang Calcitriol

Golongan Vitamin D
Kategori Obat resep
Manfaat Menguatkan tulang pada penderita osteoporosis dan osteodistrofi ginjal
Dikonsumsi oleh Dewasa
Bentuk obat Kapsul

Peringatan:

  • Calcitriol boleh digunakan oleh wanita hamil, namun hanya dengan izin dokter yang didasarkan pada hasil pemeriksaan. Calcitriol tidak boleh digunakan oleh wanita yang sedang menyusui.
  • Harap berhati-hati jika kandungan kalsium Anda terlalu tinggi di darah dan urine.
  • Konsultasikan kepada dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat apa pun. Jangan menggunakan calcitriol bersamaan dengan obat-obatan lainnya tanpa petunjuk dari dokter karena hal ini dikhawatirkan dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Calcitriol

Berikut ini adalah dosis penggunaan calcitriol untuk sejumlah kondisi:

Kondisi Dosis
Osteoporosis 0,25 mcg (mikrogram) dua kali sehari
Osteodistrofi ginjal Dimulai dari 0,25 mcg (mikrogram) perhari

Menggunakan Calcitriol Dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan calcitriol sebelum mulai menggunakannya.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk menggunakan calcitriol pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalkan efeknya.

Bagi pasien yang lupa menggunakan calcitriol, disarankan segera melakukannya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis calcitriol pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Selama menjalani pengobatan dengan calcitriol, rutinlah menemui dokter apabila dijadwalkan agar perkembangan kondisi Anda dapat diketahui. Selain itu kadar kalsium dalam darah dan fungsi ginjal juga harus rutin diperiksa.

Pengobatan dengan calcitriol biasanya berlangsung dalam jangka panjang. Jangan menghentikan pengobatan apabila tidak ada instruksi dari dokter.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Calcitriol

Sama seperti obat-obat lain, calcitriol juga berpotensi menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang bisa saja terjadi setelah menggunakan obat ini adalah:

  • Rasa logam di mulut
  • Mual
  • Sakit perut
  • Sakit kepala
  • Berkeringat
  • Selalu merasa haus
  • Beser
  • Hilang nafsu makan
  • Penurunan berat badan