Tetracycline

Pengertian Tetracycline

Tetracycline adalah kelompok obat antibiotik. Obat ini berfungsi untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri dengan menghentikan pertumbuhan bakteri. Obat ini tidak akan berfungsi untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti flu dan pilek.

TETRACYCLINE-Alodokter

Tetracycline biasanya diberikan untuk mengatasi beberapa kondisi seperti di bawah ini:

  • Infeksi saluran pernapasan. Infeksi saluran pernapasan bawah dan pneumonia yang disebabkan oleh Streptococcus pneumonia, Haemophilus influenza, Klebsiella pneumonia dan organisme lainnya.
  • Infeksi saluran kemih. Disebabkan oleh infeksi bakteri spesies Klebsiella. Escherichia coli, Streptococcus faecalis, dan bakteri lainnya.
  • Penyakit menular seksual seperti sifilis dan chlamydia (klamidia).
  • Infeksi kulit. Termasuk di antaranya yang menyebabkan jerawat dan rosasea. Rosasea adalah penyakit yang memengaruhi wajah dengan gejala-gejala seperti bintik-bintik, kista pada kulit, muka memerah, dan pembuluh darah makin terlihat.

Tentang Tetracycline

Golongan Antibiotik
Kategori Obat resep
Manfaat
  • Mengatasi infeksi karena bakteri tertentu.
  • Mengobati jerawat.
  • Mengobati rosasea.
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak di atas usia 12 tahun
Bentuk obat Tablet

Peringatan:

  • Bagi wanita hamil atau sedang merencanakan kehamilan atau menyusui, jangan mengonsumsi obat ini.
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada anak di bawah usia 12 tahun.
  • Pil KB mungkin tidak akan berfungsi dengan baik apabila dikonsumsi berbarengan dengan tetracycline.
  • Harap berhati-hati dalam mengonsumsi obat ini bagi penderita gangguan ginjal dan hati, penyakit lupus, myasthenia gravis (kelemahan otot), porphyria, diabetes, dan pada orang lanjut usia.
  • Dalam dua jam sebelum atau sesudah mengonsumsi tetracycline, jangan mengonsumsi multivitamin, suplemen yang mengandung kalsium, zat besi,magnesium, zinc, obat laksatif dan antasida.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Tetracyline

Dosis umum mengonsumsi tetracycline adalah 250-500 mg setiap enam jam sekali dalam jangka waktu 10-15 hari. Untuk kondisi yang berbahaya, terkadang dosis konsumsi tetracycline bisa dilanjutkan selama 30 hari.

Mengonsumsi Tetracyline dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi tetracycline. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.

Obat ini baik dikonsumsi saat perut kosong, disarankan dikonsumsi satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan. Minum obat ini dengan banyak air, dan pastikan Anda duduk tegak atau berdiri saat meminumnya. Jangan berbaring selama 10 menit setelah mengonsumsi obat ini.

Konsumsi obat ini sesuai dosis yang telah diberikan oleh dokter. Jika Anda mengurangi atau menambah dosis antibiotik bisa menurunkan fungsi dari obat ini. Jangan berhenti mengonsumsi obat ini meski gejala sudah menghilang, karena bakteri dapat tumbuh kembali.

Jika Anda mengonsumsi pil KB, gunakan kondom juga selama mengonsumsi tetracycline untuk mencegah kehamilan karena efek pil KB mungkin terganggu oleh tetracycline.

Obat ini dapat menyebabkan kulit Anda sensitif terhadap sinar matahari, bisa membuat kulit mengalami ruam, gatal-gatal, kemerahan atau perubahan warna karena terbakar matahari. Pastikan untuk memakai tabir surya dengan kadar perlindungan tinggi (SPF 15 atau lebih tinggi), atau memakai pakaian pelindung seperti baju lengan panjang, topi, dan kacamata.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi tetracycline, disarankan untuk segera mengonsumsinya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis tetracycline pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Tetracycline

Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping yang bisa terjadi akibat tetracycline adalah:

  • Mual dan muntah.
  • Kehilangan selera makan.
  • Sakit kepala.
  • Merasa sakit perut.
  • Mengalami diare.
  • Munculnya infeksi jamur yang menyebabkan gatal-gatal pada mulut atau vagina.
  • Sakit atau iritasi tenggorokan.

Jika efek samping yang terjadi terus berkepanjangan, mengganggu aktivitas, atau Anda mengalami reaksi alergi, segera temui dokter atau datangi rumah sakit terdekat.