Hepatomegali adalah kondisi membesarnya hati melebihi ukuran normalnya. Kondisi ini merupakan tanda telah terjadinya gangguan pada hati. Hepatomegali bisa menyebabkan gejala berupa rasa begah, membesarnya perut, hingga munculnya penyakit kuning.

Hati merupakan organ terbesar yang ada di dalam tubuh. Hati berfungsi untuk membersihkan tubuh dari zat-zat yang berbahaya, mencerna lemak dengan bantuan cairan empedu, dan menyimpan gula dalam bentuk glikogen.

Hepatomegaly - alodokter

Penyebab Hepatomegali

Hepatomegali bisa disebabkan oleh penyakit hati atau organ lain yang berhubungan dengan hati. Berikut ini adalah beberapa penyakit atau kondisi yang bisa menyebabkan hepatomegali:

  • Hepatitis atau radang hati, akibat infeksi virus hepatitis
  • Abses hati atau kista hati
  • Penyakit perlemakan hati akibat alkohol atau NASH (non-alcoholic fatty liver disease)
  • Tumor, kanker hati, atau metastasis kanker dari organ lain ke hati
  • Gangguan atau penyakit darah, termasuk leukemia, limfoma, atau anemia hemolitik
  • Gangguan atau penyakit pada kandung empedu dan salurannya, termasuk primary biliary cirrhosis atau cholangitis
  • Penyakit jantung, seperti gagal jantung kongestif
  • Kelainan genetik, seperti Wilson’s disease
  • Gangguan pada aliran darah vena hati, seperti Sindrom Budd-Chiari
  • Efek penggunaan obat-obatan atau paparan zat kimia tertentu

Hepatomegali dapat menyerang siapa saja. Akan tetapi, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita hepatomegali, yaitu:

Gejala Hepatomegali

Normalnya, pada orang dewasa sehat, hati memiliki ukuran sekitar 13,5–14.5 cm. Saat hati membesar, bisa timbul gejala dan keluhan yang beragam. Umumnya, keluhan dan gejala akan mulai muncul saat hati sudah sangat membesar. Gejala yang bisa timbul adalah sebagai berikut:

  • Rasa tidak nyaman di area perut bagian kanan atas
  • Rasa penuh di perut
  • Mual dan muntah
  • Perut yang terlihat membesar
  • Nyeri otot
  • Lemas
  • Nafsu makan menurun
  • Penurunan berat badan
  • Kulit dan mata berwarna kekuningan atau penyakit kuning

Selain itu, gejala lain juga bisa timbul sesuai penyakit yang mendasari hepatomegali. Contohnya, jika hepatomegali disebabkan oleh infeksi pada hati, bisa muncul demam dan nyeri pada perut. Jika disebabkan oleh gagal jantung, bisa muncul sesak, nyeri dada, dan pembengkakan di tungkai.

Kapan harus ke dokter

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami gejala dan keluhan yang telah disebutkan di atas. Pemeriksaan sejak dini diperlukan untuk mengetahui penyebab yang mendasari terjadinya hepatomegali.

Jika Anda menderita penyakit atau kondisi yang bisa menyebabkan atau memicu terjadinya hepatomegali, lakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk mendapatkan penanganan dan mencegah terjadinya hepatomegali.

Segera ke dokter jika gejala yang disebutkan di atas semakin memberat, terlebih disertai dengan muntah darah, buang air besar berdarah, atau sesak napas. Pertolongan yang cepat diperlukan untuk mencegah kondisi semakin memburuk.

Diagnosis Hepatomegali

Dokter akan melakukan tanya jawab seputar keluhan, obat yang sedang digunakan, dan riwayat kesehatan pasien. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk memeriksa ada tidaknya perubahan warna kulit menjadi lebih kuning dan pembesaran pada perut yang bisa menandakan terjadinya hepatomegali.

Untuk mendiagnosis hepatomegali dan menentukan penyebab yang mendasarinya, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang, seperti:

  • Tes darah, untuk melihat kadar enzim yang menggambarkan fungsi hati, ada tidaknya infeksi, dan mengidentifikasi anemia
  • CT scan dan MRI, untuk melihat kondisi, bentuk, dan ukuran organ hati secara lebih jelas
  • Biopsi hati, untuk mendeteksi ada tidaknya pertumbuhan sel atau jaringan yang tidak normal, termasuk tumor dan kanker pada hati
  • USG perut, untuk mengidentifikasi adanya pembesaran pada hati dan organ yang ada di sekitar hati

Pengobatan Hepatomegali

Tujuan pengobatan hepatomegali adalah untuk mengatasi penyebab yang mendasarinya dan meredakan keluhan. Penanganannya akan disesuaikan dengan penyebabnya.

Beberapa metode pengobatan yang akan dilakukan oleh dokter untuk mengatasi heaptomegali adalah:

  • Pemberian obat-obatan, seperti obat antivirus untuk mengatasi hepatitis yang disebabkan oleh infeksi virus
  • Pemberian obat kemoterapi, radioterapi, atau operasi, untuk mengatasi hepatomegali yang disebabkan oleh kanker
  • Penghentian atau penggantian obat, jika hepatomegali disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu

Selain itu, dokter akan menyarankan penderita untuk mengubah pola hidup ke arah yang lebih baik dengan beberapa cara, seperti:

  • Menghentikan kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol
  • Mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang
  • Melakukan olahraga secara rutin
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal

Komplikasi dan Bahaya Hepatomegali

Hepatomegali merupakan tanda dari gangguan pada hati atau organ lain yang berhubungan dengan hati. Komplikasi yang timbul tergantung pada penyebab yang mendasari terjadinya hepatomegali. Beberapa kondisi yang bisa terjadi jika penyebab hepatomegali tidak ditangani dengan tepat adalah:

Pencegahan Hepatomegali

Pencegahan hepatomegali bisa dilakukan dengan mencegah penyakit yang dapat menyebabkan kondisi ini. Langkah terbaik untuk mencegah gangguan hati dan gangguan kesehatan lainnya adalah menerapkan gaya hidup sehat, yaitu dengan:

  • Mengonsumsi makanan dan bergizi seimbang, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian
  • Tidak mengonsumsi minuman beralkohol
  • Tidak menggunakan sembarang obat dan selalu mengikuti dosis yang telah dianjurkan oleh dokter
  • Menjaga berat badan tetap ideal
  • Berolahraga secara rutin
  • Tidak merokok