Coldane PE adalah obat untuk meredakan berbagai gejala flu, seperti demam, sakit kepala, bersin, hidung tersumbat, serta batuk kering. Obat flu dan batuk ini mengandung kombinasi paracetamol, phenylephrine, chlorpheniramine, dan dextromethorphan.

Kandungan paracetamol dalam Coldane PE bekerja pada pusat pengatur suhu dan rasa nyeri di otak sehingga dapat menurunkan demam sekaligus meredakan sakit kepala saat flu. Di sisi lain, chlorpheniramine berperan menghambat zat pemicu reaksi alergi yang menyebabkan bersin dan pilek.

Coldane PE

Selain itu, kandungan phenylephrine dalam Coldane PE berperan dalam menyempitkan pembuluh darah di saluran hidung, sehingga sumbatan berkurang dan pernapasan menjadi lebih lega. Adapun dextromethorphan bekerja dengan menekan refleks batuk di otak, sehingga keinginan untuk batuk dapat berkurang.

Apa Itu Coldane PE

Bahan aktif Paracetamol, chlorpheniramine maleate, phenylephrine HCl, dan dextromethorphan HBr
Golongan  Obat bebas terbatas
Kategori  Kombinasi analgetik-antipiretik (paracetamol), antihistamin (chlorpheniramine), dekongestan (phenylpropanolamine), dan antitusif (dextromethorphan HBr)
Manfaat Mengatasi gejala flu yang disertai batuk kering
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia ≥6 tahun
Coldane PE untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping phenylephrine dan dextromethorphan terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Coldane PE untuk ibu menyusui Coldane PE tidak boleh digunakan oleh ibu menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
Bentuk obat Kaplet

Peringatan sebelum Menggunakan Coldane PE

Meski Coldane PE dapat diperoleh tanpa resep, penggunaannya tetap harus dilakukan dengan hati-hati. Perhatikan beberapa hal berikut ini sebelum mengonsumsinya:

  • Jangan mengonsumsi Coldane PE jika memiliki alergi terhadap chlorpheniramine maleate, phenylephrine, atau kandungan lain di dalam obat ini. Bila ragu, beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang dimiliki sebelum menggunakan obat ini.
  • Hindari penggunaan Coldane PE jika sedang mengalami hipertensi berat, penyakit jantung, diabetes, atau gagal hati.
  • Diskusikan dengan dokter sebelum menggunakan Coldane PE jika sedang mengalami batuk kronis atau batuk dengan dahak yang banyak.
  • Beri tahu dokter mengenai penggunaan Coldane PE jika memiliki glaukoma, tekanan tinggi di dalam bola mata atau hipertensi okular, penyakit liver, penyakit ginjal, penyakit tiroid, epilepsi, atau defisiensi G6PD.
  • Mintalah saran dokter mengenai penggunaan Coldane PE jika memiliki gangguan pernapasan menahun, seperti asma.
  • Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi Coldane PE jika terdapat kondisi yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi maupun stroke, seperti obesitas atau berusia lanjut.
  • Sampaikan kepada dokter mengenai penggunaan Coldane PE jika sedang atau pernah mengalami keluhan susah buang air kecil, misalnya karena pembesaran prostat atau retensi urine.
  • Bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan Coldane PE Plus jika Anda sedang hamil, menyusui, merencanakan kehamilan.
  • Beri tahu mengenai penggunaan Coldane PE ke dokter jika sedang menjalani terapi dengan obat tertentu, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya interaksi antarobat yang tidak diinginkan.
  • Bicarakan dengan dokter sebelum memberikan Coldane PE kepada anak. Tujuannya untuk memastikan aturan pakai dan dosis yang aman.
  • Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan setelah minum Coldane PE. Obat ini bisa menyebabkan kantuk. Pastikan kondisi Anda sudah benar-benar prima sebelum melakukan kegiatan tersebut.
  • Beri tahu dokter bahwa Anda atau anak sedang mengonsumsi Coldane PE jika direncanakan untuk menjalani operasi atau pemeriksaan medis tertentu. 
  • Segera hubungi dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Coldane PE.

Dosis dan Aturan Pakai Coldane PE

Untuk mengatasi gejala flu, Anda bisa mengonsumsi Coldane PE dengan dosis umum penggunaannya di bawah ini:

  • Anak usia >12 tahun: 1 kaplet, 3 kali sehari.
  • Anak usia 6–12 tahun: ½ kaplet, 3 kali sehari.

Cara Menggunakan Coldane PE dengan Benar

Gunakan Coldane PE sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan obat, atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis yang dianjurkan tanpa persetujuan dokter. 

Agar hasil pengobatan dengan Coldane PE maksimal, ikutilah panduan penggunaan Coldane PE berikut ini:

  • Coldane PE bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Jika timbul sakit perut, minumlah obat ini bersama makanan atau segera setelah makan.
  • Telan kaplet Coldane PE dengan air putih.
  • Perbanyak minum air putih saat mengalami flu dan batuk. Ini dilakukan untuk mengencerkan dahak, serta mencegah timbulnya efek samping berupa mulut kering atau tenggorokan kering.
  • Hentikan penggunaan Coldane PE jika keluhan flu dan batuk sudah membaik. Obat ini sebaiknya hanya digunakan jika ada gejala.
  • Jangan menggunakan Coldane PE lebih dari 3 hari karena dapat menyebabkan efek samping dan memperburuk gejala.
  • Konsultasikan ke dokter jika gejala flu tidak membaik meski sudah 3 hari mengonsumsi Coldane PE. Anda bisa berkonsultasi melalui chat online dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut yang cepat.
  • Simpan Coldane PE di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan mengonsumsi Coldane PE yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Interaksi Coldane PE dengan Obat Lain

Efek interaksi yang bisa terjadi jika kandungan Coldane PE digunakan bersama dengan obat lain adalah:

  • Peningkatan risiko terjadinya krisis hipertensi dan komplikasi jika digunakan bersama bromocriptine
  • Peningkatan risiko terjadinya sindrom serotonin jika digunakan bersama antidepresan golongan SSRIs atau trisiklik
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping dextromethorphan jika digunakan dengan haloperidol atau amiodarone
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping berupa pusing, kantuk, dan sulit berkonsentrasi jika digunakan dengan antihistamin, obat pereda nyeri opioid, obat tidur, obat penenang, atau obat antipsikotik
  • Peningkatan risiko terjadinya overdosis phenytoin
  • Peningkatan risiko terjadinya perdarahan akibat warfarin jika paracetamol digunakan dalam jangka panjang
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping pada liver jika digunakan dengan isoniazid atau obat golongan barbiturat, seperti phenobarbital
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari chloramphenicol atau busulfan
  • Penurunan efektivitas lamotrigine dalam mencegah kejang

Agar proses pengobatan membuahkan hasil yang maksimal, konsultasikan ke dokter jika akan menggunakan Coldane PE bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Coldane PE

Karena Coldane PE mengandung phenylephrine, dextromethorphan, chlorpheniramine, dan paracetamol, ada sejumlah efek samping yang dapat timbul. Beberapa efek sampingnya adalah:

  • Kantuk
  • Mual atau muntah
  • Sakit perut
  • Sembelit atau malah diare
  • Mulut kering, tenggorokan kering, hidung terasa kering, mata kering
  • Keringat berlebihan

Hentikan penggunaan Coldane PE apabila muncul keluhan jantung berdebar, pusing, dan susah tidur setelah mengonsumsinya.

Segera hubungi dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang serius, termasuk:

  • Gemetar (tremor)
  • Dada berdebar kencang atau tidak beraturan
  • Linglung, atau muncul halusinasi
  • Sesak napas atau napas dangkal
  • Tidak bisa buang air kecil atau urine yang keluar makin sedikit
  • Gejala gangguan liver, seperti nyeri perut bagian kanan atas, hilang nafsu makan, urine berwarna gelap, tinja berwarna pucat seperti dempul, kulit dan bagian putih mata menguning

Untuk mendapatkan respons yang cepat, Anda bisa berkonsultasi melalui Chat Bersama Dokter. Dengan begitu, dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk meredakan efek samping. Jika diperlukan pertolongan medis secepatnya, segeralah ke IGD rumah sakit terdekat.