Nodrof PE Antitussive adalah obat untuk meredakan berbagai gejala flu, seperti demam, bersin, hidung tersumbat, batuk, serta batuk kering. Obat dengan kombinasi paracetamol, phenylephrine, chlorpheniramine, dan dextromethorphan ini dapat diperoleh tanpa resep dokter.

Nodrof PE Antitussive mengandung 4 bahan aktif yang bekerja secara efektif dalam meredakan gejala flu. Paracetamol bekerja pada pusat pengatur suhu dan nyeri di otak sehingga dapat menurunkan demam sekaligus meredakan sakit kepala akibat flu. Sementara itu, chlorpheniramine dapat mengatasi bersin dan pilek dengan menghambat zat pemicu reaksi alergi.

Nodrof PE Antitussive

Selain kedua bahan aktif di atas, phenylephrine bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah di saluran hidung sehingga keluhan hidung tersumbat mereda dan pernapasan menjadi lebih lega. Di sisi lain, dextromethorphan berperan menekan refleks batuk di otak sehingga frekuensi batuk kering dapat berkurang.

Apa Itu Nodrof PE Antitussive

Bahan aktif Paracetamol, chlorpheniramine maleate, phenylephrine HCl, dan dextromethorphan HBr
Golongan  Obat bebas terbatas
Kategori  Kombinasi analgetik-antipiretik (paracetamol), antihistamin (chlorpheniramine), dekongestan (phenylephrine), dan antitusif (dextromethorphan HBr)
Manfaat Mengatasi gejala flu yang disertai batuk kering
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia ≥6 tahun
Nodrof PE Antitussive untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping phenylephrine dan dextromethorphan terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Nodrof PE Antitussive untuk ibu menyusui Nodrof PE Antitussive tidak boleh digunakan oleh ibu menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
Bentuk obat Kaplet

Peringatan sebelum Menggunakan Nodrof PE Antitussive

Penggunaan Nodrof PE Antitussive tidak boleh sembarangan. Sebelum menggunakan obat ini, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu:

  • Jangan mengonsumsi Nodrof PE Antitussive jika memiliki alergi terhadap paracetamol, chlorpheniramine, phenylephrine, dextromethorphan, atau bahan lain di dalam obat ini. Bila ragu, beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang dimiliki sebelum menggunakan obat ini.
  • Hindari penggunaan Nodrof PE Antitussive jika sedang mengalami hipertensi berat, penyakit jantung, diabetes, atau gagal hati.
  • Informasikan kepada dokter sebelum menggunakan Nodrof PE Antitussive jika sedang mengalami batuk kronis atau batuk dengan dahak yang banyak.
  • Sampaikan  kepada dokter mengenai penggunaan Nodrof PE Antitussive jika memiliki glaukoma, tekanan tinggi di dalam bola mata atau hipertensi okular, penyakit liver, penyakit ginjal, penyakit tiroid, epilepsi, atau defisiensi G6PD.
  • Mintalah saran dokter mengenai penggunaan Nodrof PE Antitussive jika memiliki gangguan pernapasan menahun, seperti asma.
  • Bicarakan dengan dokter sebelum mengonsumsi Nodrof PE Antitussive jika terdapat kondisi yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi maupun stroke, seperti obesitas atau berusia lanjut.
  • Konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan Nodrof PE Antitussive jika sedang atau pernah mengalami keluhan susah buang air kecil, misalnya karena pembesaran prostat atau retensi urine.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter sebelum menggunakan Nodrof PE Antitussive jika Anda sedang hamil, menyusui, merencanakan kehamilan.
  • Bicarakan dengan dokter perihal penggunaan Nodrof PE Antitussive jika sedang menjalani terapi dengan obat tertentu, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya interaksi antarobat yang tidak diinginkan.
  • Diskusikan dengan dokter sebelum memberikan Nodrof PE Antitussive kepada anak. Tujuannya untuk memastikan aturan pakai dan dosis yang aman.
  • Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan setelah minum Nodrof PE Antitussive. Obat ini bisa menyebabkan kantuk. Pastikan kondisi Anda sudah benar-benar prima sebelum melakukan kegiatan tersebut.
  • Beri tahu dokter bahwa Anda atau anak sedang mengonsumsi Nodrof PE Antitussive jika direncanakan untuk menjalani operasi atau pemeriksaan medis tertentu. 
  • Segera hubungi dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Nodrof PE Antitussive.

Dosis dan Aturan Pakai Nodrof PE Antitussive

Dosis umum penggunaan Nodrof PE Antitussive untuk mengatasi gejala flu adalah::

  • Anak usia >12 tahun: 1 kaplet, 3 kali sehari.
  • Anak usia 6–12 tahun: ½ kaplet, 3 kali sehari.

Cara Menggunakan Nodrof PE Antitussive dengan Benar

Gunakan Nodrof PE Antitussive sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan obat, atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis yang dianjurkan tanpa persetujuan dokter. 

Terapkan panduan penggunaan Nodrof PE Antitussive dengan benar berikut ini agar pengobatan efeksif::

  • Nodrof PE Antitussive bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Jika timbul sakit perut, minumlah obat ini bersama makanan atau segera setelah makan.
  • Telan kaplet Nodrof PE Antitussive dengan air putih.
  • Perbanyak minum air putih saat mengalami flu dan batuk. Ini dilakukan untuk mengencerkan dahak, serta mencegah timbulnya efek samping berupa mulut kering atau tenggorokan kering.
  • Hentikan penggunaan Nodrof PE Antitussive jika keluhan flu dan batuk sudah membaik. Obat ini sebaiknya hanya digunakan jika ada gejala.
  • Jangan menggunakan Nodrof PE Antitussive lebih dari 3 hari karena dapat menyebabkan efek samping dan memperburuk gejala.
  • Konsultasikan ke dokter jika gejala flu tidak membaik meski sudah 3 hari mengonsumsi Nodrof PE Antitussive. Anda bisa berkonsultasi melalui chat online dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut yang cepat.
  • Simpan Nodrof PE Antitussive di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan mengonsumsi Nodrof PE Antitussive yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Interaksi Nodrof PE Antitussive dengan Obat Lain

Ada beberapa efek interaksi yang bisa terjadi jika kandungan Nodrof PE Antitussive digunakan bersama dengan obat lain, yaitu:

Untuk menghindari terjadinya efek interaksi yang tidak diinginkan, konsultasikan ke dokter jika akan menggunakan Nodrof PE Antitussive bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Nodrof PE Antitussive

Karena Nodrof PE Antitussive mengandung phenylephrine, dextromethorphan, chlorpheniramine, dan paracetamol, ada sejumlah efek samping yang dapat timbul. Beberapa efek sampingnya adalah:

  • Kantuk
  • Mual atau muntah
  • Sembelit atau malah diare
  • Sakit perut
  • Mulut kering, tenggorokan kering, hidung terasa kering, mata kering
  • Keringat berlebihan

Hentikan penggunaan Nodrof PE Antitussive apabila muncul keluhan jantung berdebar, pusing, dan susah tidur setelah mengonsumsinya.

Segera hubungi dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang serius, termasuk:

  • Gemetar (tremor)
  • Dada berdebar kencang atau tidak beraturan
  • Linglung, atau muncul halusinasi
  • Sesak napas atau napas dangkal
  • Tidak bisa buang air kecil atau urine yang keluar makin sedikit
  • Gejala gangguan liver, seperti nyeri perut bagian kanan atas, hilang nafsu makan, urine berwarna gelap, tinja berwarna pucat seperti dempul, kulit dan bagian putih mata menguning

Anda bisa berkonsultasi melalui Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan respons yang cepat. Dengan begitu, dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk meredakan efek samping. Jika diperlukan pertolongan medis secepatnya, segeralah ke IGD rumah sakit terdekat.